PEDE


Percaya diri alias Pede adalah kondisi mental seseorang. Orang bisa pede menawarkan sesuatu di depan umum karena menguasai bahannya. Orang bisa pede menyampaikan pendapatannya di depan umum karena menguasai materinya. Orang bisa pede dengan masa depannya karena kemapanannya.

Kebalikannya, tidak akan pede menawarkan kalau tidak yakin, tidak pede berpendapat kalau tidak siap materi. Begitu juga kalau penghasilannya minim atau penghasilannya lebih tipis dibandingkan dengan ongkos hidup, apalagi tidak punya penghasilan, jangankan punya si pede, punya sedikit asa juga lumayan.

Rata-rata kebanyakan yang demikian itu hidupnya diatas cengkraman minder, bukan diatas sikap rendah diri tapi merasa rendah diri. Dan kesemuanya, ternyata memiliki kesamaan pula dalam satu kesamaan yang sama, yaitu masalah kepercayaan, yaitu sama-sama percaya akan keberadaan Tuhannya.

Tuhan itu ada. Namun Tuhannya baru ada kalau sedang dirundung duka, musibah lagi menggelayuti hidupnya, dan kalau lagi ada yang diinginkannya. Dan DIA pun menghilang ketika pintu tawa membahana dari mulutnya.

Cintanya lagi menggelora. Hatinya lagi bergembira, dan hartanya lagi melimpah ruah. Intinya adalah yang demikian itu bisa dikatakan si pede itu bukan karena ada Tuhannya.

Kalaulah ada orang mengatakan Tuhan itu tidak ada, itu benar. Sebab tidak ada wujudnya, jadi tidak ada yang dibuktikan kalau Tuhan itu ada. Begitu pula, bagi yang merasa Tuhan itu ada, mereka juga benar. Sebab tertuang kata Tuhan dalam kitab - kitab suci, yaitu ALLAH.

Dan hanya satu - satunya yang membuat si pede itu melekat dalam keadaan apa pun, baik dalam susah maupun senang, sendiri atau beramai. Hidup tegar setegar karang, selembut sutera, seharum bunga melati, sehangat mentari pagi, seseram auman singa dalam sendirinya.

Mereka itu adalah yang selalu menancapkan kedaulatan ILMU didalam hatinya. Efek lanjutannya adalah kemanapun dia pergi, dimanapun dia berada, membuatnya selalu yakin Tuhannya benar - benar ada.


(HSP)

Berlangganan update artikel terbaru via email GRATIS!

Belum ada Komentar untuk "PEDE"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...