Merindukanmu


Bukan sekedar hayalku
aku mengenalmu disatu masa
mengukir cerita pada awal senja
bahkan senyummu memaksa benakku
tuk selalu hadirkan bayangmu.

Saat mataku terpejam
bayangmu begitu kuat
bermain dalam sepiku
merangkul dalam kesendirianku
bahkan tak pernah hilang
meski tertutup wajah-wajah baru.

Wahai perempuanku
Itukah auramu yang terlihat
anggun dalam tatapanku.

Wahai perempuanku
entah berapa senja
yang terlewati tanpa hadirmu.

Kini disisa usiaku
biarkanlah bayangmu
menjadi kenangan biru
Entahlah... Mengapa aku bertahan
demi seraut senyummu.

Wahai perempuanku
bukan sekedar hayalan
aku merindukanmu
Yah... Aku selalu merindukanmu.

Berlangganan update artikel terbaru via email GRATIS!

Belum ada Komentar untuk "Merindukanmu"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...