Tatapan Kosong

FotoZulkifli Otoluwa
Lelaki dengan wajah yang tertutup asap rokok. Mengepulkan setiap asap rokok yang ia serap lalu dihembuskan perlahan. Sungguh sesuai irama kehidupan.

Tak luput dari ingatanku. Secangkir kopi panas menemaninya menghabiskan rokok di rumah sederhana yang penuh dengan sejarah masa. Ya sederhana. Se-sederhana tulisan ini.

Kini yang hidup jasmani hanyalah lelaki itu sendiri, sebab sang tuan rumah lagi tunaaksara, ia mematikan indranya di atas kasur berwarna agkasa.

Tatapanpun kosong. Mentari yang tengelam menghabiskan semua kata yang ada. Ketika lelaki itu terdiam, aku pun ikut terdiam. Sebab, lelaki itu adalah aku yang mencoba menangkap setiap detail yang ada pada naluri alam.


Penulis: Zulkifli Otoluwa

Berlangganan update artikel terbaru via email GRATIS!

Belum ada Komentar untuk "Tatapan Kosong"

Post a Comment

Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel

loading...