Ciri-Ciri Orang yang Berfilsafat


Universal
Artinya dalam berpikir tidak berkaitan dengan hal-hal khusus, melainkan berkaitan dengan idea-idea besar, misalnya: bukan menanyakan berapa harta anda disedekahkan, namun apa keadilan itu, dan lain sebagainya.

Spekulatif
Artinya berpikir yang melampaui batas batas bidang pengeth. Ilmiah, berpikir untuk menduga apa yang akan terjadi, dan berpikir terkaan terkaan yang cerdik terhadap hal hal di luar pength, kematian, kebahagiaan sempurna, dan lain-lain.

Nilai nilai (Inggris: values)
Artinya berpikir tentang keputusan penilaian, seperti nilai moral, nilai estetis, nilai sosial, nilai religius, dan lain-lain. Dalam hal ini nilai sifatnya abstrak yang melekat pada suatu hal, sehingga dapat menimbulkan rasa senang atau puas terhadap halnya.

Kritis
Artinya dalam berpikir mengahadapi sesuatu hal tidak menerima begitu saja, namun memeriksa dan menilai asumsi asumsinya, mengungkapkan arti, dan menentukan batas penerapannya.

Sinoptik
Artinya meninjau hal yang menjadi objeknya secara menyeluruh, yaitu berusaha mengadakan generalisasi, menganalisa, mensintesakan, dan mengadakan integrasinya. Jadi mencakup setruktur kenyataan secara menyeluruh.

Radikal, kata ini berasal dari lata Yunani “radix”
Artinya akar. Jadi berarti berpikir sampai ke akar akarnya, yaitu berpikir sampai ke hakikat, esensi atau substansi yang dipikirkan.

Konseptual
Artinya berpikir sampai ke hasil generalisasi dan abstraksi dari pengalaman tentang hal hal dan proses individual. Misal: berpikir tentang manusia tidak secara khusus, melainkan manusia secara umum, seperti: apa hakekat manusia?.

Koheren dan konsisten
Arinya dalam berpikir sesuai dengan kaidah kaidah berpikir (logis), dan tidak mengandung kontradiksi.

Sistematis
Artinya dalam berpikir merupakan kebulatan dari sejumlah unsur yang saling berhubungan untuk mencapai suatu maksud dan tujuannya.

Komprehensif
Artinya dalam berpikir mencakup secara menyeluruh, sehingga tidak ada satupun yang tertinggal di luarnya.

Bebas
Artinya bebas dari prasangka prasangka sosial, historis, kultural, religius, dan lain sebagainya.

Bertanggung jawab
Artinya berpikir yang bertanggung jawab, misalnya: dalam berpikir ada pertanggung jawaban terhadap hati nuraninya sendiri.


Penulis: Drs. Sudadi, M. Hum

Berlangganan update artikel terbaru via email GRATIS!

Belum ada Komentar untuk "Ciri-Ciri Orang yang Berfilsafat"

Post a Comment

Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel

loading...